Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email

Sarung Sutera Bugis, khas Makassar

Minggu, 22 April 2012

motif makallu
Saya menemukan kain ini di kawasan Somba Opu, pusat oleh-oleh khas Makassar yang letaknya tidak jauh dari benteng Somba Opu atau lebih dikenal sekarang dengan benteng Fort Roterdam, dekat dari pantai Losari. 
Saya pun  menemukan apa yang menjadi khas Makassar lainnya di salah satu toko tersebut, mulai dari gantungan kunci Phinissi dan kupu-kupu yang menjadi ciri khas Makassar, makanan, kaos bertuliskan Makassar.

Nama tokonya 'Keradjinan' yang sudah berdiri sejak yahun 60 an. Lumayan murah juga saya mendapatkan kain-kain khas Makassar ini.

Sarung Sutera Bugis sebutan untuk kain yang berasal dari Suku Bugis di Makassar, jadi kalau kita bertanya kain Makassar tidak ada yang tahu. Proses pembuatannya dengan cara ditenun, sayangnya disini saya tidak bisa menemukan cara penenunannya.Bila ingin melihat alat tenunnya katanya ada di Museum Balla Lompoa, yang dulunya adalah istana raja-raja Makassar.

Harga sarung disini memang bervariasi dari yang harga puluhan ribu sampai ratusan ribu, bergantung pada kualitas sutera dan cara pembuatannya. Jika buatan pabrik harganya lebih murah dibanding yang ditenun.


Ternyata sarung sutera ini memiliki motif dan fungsi yang berbeda.

motif Balo Renni
MOTIF TETTONG & MOTIF MAKKALU
motif tettong (berdiri tegak) hanya garis-garis vertical yang ditemui, sementara pada motif makkalu (melintang dan melingkar) hanya terdapat garis melintang.
MOTIF BALO RENNI
terdapat garis-garis vertikal dan horizontal yang tipis dan menghasilkan ribuan kotak-kotak kecil pula dan biasanaya warnanya cerah. Dulunya dipakai oleh para wanita yang belum menikah. Jadi mudah untuk mencirikan wanita bugis yang belum menikah dan sudah menikah dengan sarung yang dikenakannya.

MOTIF BALO LOBANG
Garis pada motif ini cenderung lebih tebal dan menghasilkan puluhan kotak-kotak yang besar pula, warnanya pun lebih terang dan garang, seperti merah terang, ataupun merah keemasan. Motif ini digunakan oleh para pria Bugis.

MOTIF BOMBANG
bombang (Ombak), motifnya serupa segitiga sama sisi yang berjejeran melintang, dan sambung menyambung.

MOTIF COBO’
foto ini ambil dari internet, karena yang motif ini saya hilang
Motifnya juga segitiga, namun lebih runcing, cobo’ (runcing) Segitiga pada motif cobo juga berjejeran melintang hingga bertemu diujung sarung setelah dijahit.

MOTIF MOPPANG
Katanya sih motif ini sudah punah. Disebut motif moppang, karena dalam sarung ini hanya ada empat larik garis sejajar dan melintang. Sarung ini dibuat dengan ukuran yang lebih besar, satu kali setengah hingga dua kali lebih besar dari sarung biasa. Motif ini tabu untuk dipakai diluar rumah oleh pria maupun perempuan dan hanya ditemui didalam kamar bagi mereka yang sudah berkeluarga, karena fungsinya adalah untuk hubungan suami istri masyarakat Bugis.

Seiring berjalannya waktu yang lebih modern, sarung ini hanya dipakai di upacara-upacara adat saja, meskipun saya masih melihat ada beberapa orang di Makassar yang memakainya dalam keseharian. Motif yang digunakan juga sudah tidak menjadi patokan, jadi kalau ada yang memakai sarung dengan motif ballo renni, belum tentu dia adalah wanita yang belum menikah.


7 komentar:

Hanna mengatakan...

Dear mba Nuansa Biru... :)

blogwalking balik nih :)

waaah sutra makasar, saya belum punya kain-kain dari makasar, karena memang belum pernah ke Sulawesi :(, semoga someday :)

klu beli langsung di makassar rasanya beda dengan di pameran :), habis dari makassar, mau travelling ke mana lagi nih mbak ?

Nuansa Biru mengatakan...

mba hanna, salam kenal.. pecinta kain yah...wah padahal ini belum ada tulisannya lho, jadi malu aku, tulisannya kena virus di kompi

anjas daeng mengatakan...

yang motif moppang brapaan gan???
bisa d kirim k bali??
kasi discount yaa,...

Nuansa Biru mengatakan...

Daeng Anjas, saya nggak jual kainnya :)

anjas daeng mengatakan...

Owh.
Krain jual sarungnya

Nuansa Biru mengatakan...

Saya cuma pengoleksi kain :)

Sumenep mengatakan...

Saya suka kainnya saya beli semua

 
Copyright © -2012 Alamat Senja All Rights Reserved | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks