Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email

Sejarah Hari Ibu

Senin, 21 Desember 2015 | 0 komentar





1. Sekilas sejarah 87 tahun usia Hari IBU. Kenapa hari ibu jatuh pada tanggal 22 Desember ?  #TerimaKasihIBU

2. Hari Ibu diawali dari sejarah berkumpulnya para pejuang Perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra #TerimaKasihIBU

3. Mereka mengadakan Konggres Perempuan Indonesia I pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. #TerimaKasihIBU

4. Salah satu hasil dari kongres tersebut adalah membentuk Kongres Perempuan #TerimaKasihIBU

5. Penetapan tanggal 22 Des 1928 sebagai lahirnya Hari Ibu diputuskan dlm Kongres Perempuan Indonesia III thn 1938. #TerimaKasihIBU

6. Para pejuang perempuan tersebut berkumpul untuk menyatukan pikiran dan semangat untuk berjuang #TerimaKasihIBU

7. Para pejuang perempuan ini membahas berbagai isu tentang persatuan perempuan Nusantara, #TerimaKasihIBU

8. Secara resmi 22 Desember ditetapkan sebagai Hari Ibu oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden No.316 thn 1959 #TerimaKasihIBU

9. Penetapan Hari Ibu ini diilhami oleh perjuangan para pahlawan wanita abad ke-19 #TerimaKasihIBU

10. kaum Ibu patut mendapatkan reward yg lebih dari sekedar perayaan Hari Ibu yang hanya sehari. #TerimaKasihIBU

11. Di beberapa Negara, perempuan bahkan memiliki hak-hak khusus yang diatur dalam undang-undang. #TerimaKasihIBU

12. Dalam hadist Rasulallah menyebut Ibu 3x dan lebih dahulu dari ayah, Islam memuliakan IBU sepanjang waktu,

13. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, peran IBU juga berdampak positif terhadap anaknya. #TerimaKasihIBU

14. Kedekatan secara fisik maupun emosi  antara Ibu dan anak juga kunci utama dalam pertumbuhan anak #TerimaKasihIBU

15. Ini juga merupakan awal dari terciptanya generasi peradaban yang berkualitas. #TerimaKasihIBU

16. IBU adalah tiang negara, ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga secara nasional. #TerimaKasihIBU

17. Semoga Indonesia bisa lebih menghargai para Ibu melalui peraturan yang memperhatikan hak2 kaum Ibu. #TerimaKasihIBU

18. Berbagai acara Hari IBU bisa di lihat di twitter: @PKSejahtera | FB: Partai Keadilan Sejahtera | Youtube: PKSTV  #TerimaKasihIBU

Tersesat, Batik, dan Filosofinya

Minggu, 25 Oktober 2015 | 0 komentar

Tersesat adalah kata yang selalu ada dalam kamus para traveler. Rasanya kalau tersesat adalah bête, sedih, takut, bingung. Namun tersesat juga bisa lho memberikan kebahagiaan dan menemukan kita pada hal  baru yang sesungguhnya kita cari selama ini.

Dua tahun yang lalu saya beruntung telah tersesat. Lho. Awalnya pasti bête karena tidak bisa ke tempat yang sudah direncanakan, tapi akhirnya saya bersyukur kalau tidak tersesat saat itu saya tidak mungkin punya cerita dan bisa mengubah sudut pandang saya akan sesuatu.

Rencana saya akan mendaki ke Gunung Merapi yang sudah disusun dari jauh hari. Namun malah tersesat dan terdampar di sebuah kota. Gara-gara tertinggal kereta api sendirian tepat di depan mata saya saat tiba di stasiun. Jangan tanya bagaimana rasanya. Sakit sama seperti melihat orang yang disukai ada di pelaminan bersama orang lain. 
Hiks..hiks…hiks.

Saya tidak berada di Gunung Merapi, melainkan pada deretan toko yang hampir semuanya menjual batik. Mulai tersadar kalau saat itu saya sedang berada di kota batik, Pekalongan. Saya ingat pada gerbang selamat datang tadi yang bertuliskan“Pekalongan, the City of Batik

Mau sedih atau harus senang ya, jujur sebenarnya sudah lama saya ingin ke kota batik ini, tapi tidak pernah terlaksana. Mengajak teman juga susah dengan alasan kenapa jarus jauh-jauh ke Pekalongan kalau di Jakarta saja ada bisa membeli batik. Sebenarnya saya senang akhirnya berada di Pekalongan dengan cara yang tidak disangka-sangka.

Tidak sadar saya mendatangi satu toko. Dengan ramahnya mbak yang adalah pemiliknya menyambut saya dan juga menjawab pertanyaan-pertanyaan saya tentang Batik, seperti kenapa ada batik yang murah dan mahal, lalu apa bedannya batik tulis, batik cap, dan batik printing. Mbak Dewi menjelaskan sambil memperlihatkan batik-batiknya. Umumnya batik berharga mahal karena kehalusan motifnya (motifnya detil)  dan biasanya itu adalah batik tulis. Penjelasan dari mbak Dewi tidak pernah saya dapatkan saat saya berbelanja batik di Jakarta. Itulah bedanya saat berada di kota batiknya langsung.

batik pekalongan yang berwarna-warni


Tapi kenapa juga Pekalongan yang disebut kota batik, bukankah batik awalnya bukan berasal dari Pekalongan. Malah Jogya atau Solo yang menjadi cikal bakal kota batik tidak menjadikan taglione kotanya sebagai kota batik. Saya ingat tagline kota Solo adalah 'The Spirit of Java' dan tagline Yogya adalah 'Never Ending Asia' yang sekarang juga berubah menjadi Yogya 'Istimewa'

Saya pun mendapat penjelasan dari mbak Dewi, bahwa batik mulai ada di Indonesia sejak abad ke-13 dibuat khusus untuk kalangan Kraton kerajaan Majapahit. Ada Larangan untuk rakyat jelata memakai batik.

Baru setelah terjadinya perpecahan kerajaan Majapahit, keluarga keraton berpencar dan mengungsi ke daerah lain termasuk daerah pesisir pulau Jawa, Pekalongan Akhirnya batik mengalami pergeseran  tidak digunakan kusus untuk raja-raja saja, karena keluarga keraton sudah melebur dengan rakyat lainnya. Motif batik Pekalongan pun berbeda dengan batik Yogya ataupun Solo, batik Pekalongan motifnya lebih ke floral ataupun hewan. Warnanya pun menggunakan warna-warna yang cerah, tidak seperti Yogya (hitam) atau Solo (coklat). Itulah yang membuat batik Pekalongan lebih terkenal dibanding batik lainnya pada masa itu.

I see...

Saya janji saya dalam hati akan kembali ke Pekalongan karena masih banyak cerita yang saya ingin dengar tentang batik.

Dan janji itu saya tepati, saya kembali ke kota batik untuk mengetahui batik lebih dalam.
Berbekal tanya-tanya dan keliling menggunakan becak, akhirnya langkah pertama saya tertuju pada Museum Batik Nasional. Museum ini memberikan gambaran lengkap tentang sejarah perbatikan di Indonesia, mulai dari awal sampai sekarang. Batik dari 33 provinsi di Indonesia dipamerkan disini. Sejak Batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia, setiap provinsi tidak mau kalah untuk memamerkan batiknya, ada batik yang bermotif kain songket ataupun kain tapis.

Di museum batik, kita  bisa ikut workshop membuat batik dengan berbagai teknik yaitu teknik tulis dengan menggunakan canting atau cap. Saya mencoba membatik dengan teknik cap. Katanya lebih mudah dibanding membatik menggunakan canting. Kata siapa, ternyata saya juga kesusahan. Karena diperlukan teknis khusus agar motif yang dihasilkan halus, tidak terputus, dan malam tidak berceceran. Ini akan memengaruhi nilai dari sebuah batik.



Sebelumnya, saya sudah pernah coba mencanting. Memang susah ada kalanya malam tidak dapat keluar dari canting ada kalanya juga malam malah meleber sampai tumpah-tumpah ke kain. Dan saat itu ada kecelakaan dari pengunjung yang mencoba membatik, karena satu hal malam yang ada di atas kompor yang sedang menyala tumpah. Panik ingin membereskan secepatnya malah menjatuhkan kompor. Hasilnya terjadi kebakaran kecil, namun cepat dipadamkan. Ibu-ibu pembatik berceloteh, "Susah tho membatik." 

Benar jadi jangan meremehkan batik dan proses pembuatannya.

Disini saya juga bertemu dengan Pak Bupati Pekelongan dan Ibu Wakil Mentri pendidikan yang juga sedang berkunjung ke Museum.

Dan selanjutnya tur batik saya mengantarkan  pada kampong batik yang ada di Pekalongan. Namanya kota batik, kampung  batik tersebar. Namun yang berada di pusat kota adalah kampong Batik Kauman dan Kampun Batik Pesindon.

Disana, ibu-ibu pengrajin mengajarkan saya tentang arti dari sehelai kain batik. Ya ada makna yang tersimpan dari motif-motif Batik yang tercipta, ada filosofi dan harapan bagi para pemakainya.

Jlamprang, adalah motif batik khas Pekalongan. Jujur saya baru mendengar motif ini. Filosofinya agar pemakainya diberikan rejeki dari segala arah seperti arah mata angin. Sesuai dengan bentuk motif jlamprang yang geometris dan memiliki arah. Langsung saya beli motif batik itu, siapa tahu rejeki saya akan selalu bertambah.

motif jlamprang
alat cap Jlamprang yang juga beraneka macam

Cinta juga bisa dikatakan dengan Batik Lho, Wah saya juga baru tahu ini, hasil dari ngobrol-ngobrol dengan Ibu pengrajin batik. Pernah lihat batik yang bermotif kupu-kupu. Ya Kupu-kupu itu adalah perlambang cinta. Dulu jika ingin menyatakan cinta, pria memberikan kain batik bermotif kupu-kupu kepada perempuan yang disukainya. So, katakanlah cinta dengan batik.

Mulai dari itu saya suka untuk bepergian dan mengunjungi para pengrajin batik. Bukan sekedar membeli Batik, karena selalu ada cerita disetiap motif Batik. Motif Sidomukti yang berarti menjadi sejahtera/mulia, makanya dipakai oleh pasangan pengantin dengan harapan pasangan pengantin nantinya akan sejahtera. Bahkan ada budaya yang mengharuskan saat seserahan calon pengantin pria membawakan kain ini. Jadi 

Ibu-ibu pengrajin mengajarkan saya tentang kesabaran, dan menerima segala cobaan hidup. Batik bagi ibu-ibu itu tidak sekedar melukis, tapi juga bermeditasi dan mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. “Kalau pikiran saya lagi ruwet, batik yang saya hasilkan pasti ndak bagus.” tuturnya.
kesenian adu domba Garut dalam sehelai batik
proses pembuatan batik Tegal



Setiap daerah menghasilkan cerita sendiri, Solo, Jogya, Lasem, Cirebon, Garut. Mencari batik seperti mencari hidden treasure. Pada dasarnya teknik membatik hampir sama di semua daerah, tapi seiring perkembangan dan kreativitas pewarnaan batik dibuat beraneka ragam, ada yang pewarnaan dari jengkol di Padang, ada yang pewarnaan dengan mangrove. Seru melihat itu semua.

Pada satu kesempatan, batik membuat seorang pengrajin batik bertemu dengan teman-teman lamanya. Itu gara-gara saya. Hehehe tidak itu pasti karena takdir. Sama seperti saya tersesat. Itu adalah takdir yang membuat saya pasti mencari batik di setiap tempat yang saya kunjungi.

tidak cuma belajar membuat batik tulis dan cap, saya juga belajar menenun, hasilnya benangnya jadi kusut. hehee


Tersesat menjadi makna tersendiri buat saya, mungkin kalau tidak tersesat tidak akan semenggilanya saya pada batik yang pada akhirnya juga memengaruhi teman-teman saya untuk mencari kain-kain tradisional

Namun,Jauh-jauh saya mencari Batik, ternyata di Jakarta juga ada kampung batik, yaitu kampung batik Palbatu. Setiap tanggal 2 Oktober yang merupakan hari batik nasional, kampung batik ini menggelar acara membatik sekampung, siapapun bisa mencoba membatik. Sayangnya saya belum berkesempatan kesana. Pun saya melewatkan acara membatik sekampung pada hari batik kemarin.


Apakah saya harus tersesat dulu untuk melihat motif batik ondel-ondel?

Postingan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog #KainDanPerjalanan yang diselenggarakan Wego  http://www.wego.co.id/berita/kompetisi-blog-perjalanan-dan-kain-tradisional/

TRAVELING IMPIAN: PEMANDANGAN INDAH, HOTEL MEWAH, HARGA MURAH

Selasa, 05 Mei 2015 | 0 komentar


Jangan pernah takut untuk berjalan, lihatlah dunia indah di luar sana, dan kau akan mengerti tentang sebuah pelajaran hidup.

Namun nyatanya masih banyak orang yang takut untuk bertraveling dengan berbagai macam alasan, takut dengan tindak kriminal di perjalanan, takut nyasar, dan yang paling banyak adalah takut miskin, karena traveling itu pasti akan banyak menghabiskan uang.

Alasan terbesar itulah yang membuat banyak orang berpikir ribuan kali untuk memulai suatu perjalanan, sampai akhirnya di kala umur sudah menua timbullah penyesalan, kenapa saat muda dulu saya tidak melakukan itu (traveling)

Bagaimana rasanya bila kita keluar dari rutinitas kita yang biasanya, menghirup udara segar yang jarang didapatkan jika kita tinggal di kota. Menyusuri tepian pantai, merasakakan buih ombak menghantam lembut jemari kaki, lalu kita mulai terhipnotis dan merebahkan diri dalam lautan itu kemudian menyelam melihat keindahan bawah laut yang tiada tara. Atau mungkin kita sekedar meminum teh atau kopi di sebuah tenda yang kita bangun di pinggir sebuah gunung.

foto pribadi: cuma pindah makan di Gunung Gede



foto pribadi: mencoba phinisi












Trust me! itu akan memberikan pengalaman yang luar biasa.

Ada banyak cara orang untuk traveling. Ingat traveling tidak hanya dimiliki oleh orang-orang kaya. Jika kamu berpikiran demikian, percayalah kamu tidak akan pernah merasakan yang namanya bertraveling.

Maka kita pun mengenal pembagian untuk orang yang bepergian, ala koper atau ala ransel. Traveler atau backpacker. Entah dari mana asalnya pembagian-pembagian yang jadi mirip kasta di dunia pertravelingan. Tapi faktanya memang begitu kalau traveler ala koper, uang bukanlah masalah saat bepergian. Bisa menginap di tempat manapun yang dimau. Beda dengan traveler ala ransel, dengan buget yang rendah, para traveler ini harus berpikir banyak bagaimana mengelola uang saat traveling, sehingga menginap pun ala kadarnya saja yang penting bisa tidur.

Tapi rasanya sekarang sudah tidak berlaku lagi, traveling adalah seni cara bagaimana mengelola sebuah perjalanan. Tidak selamanya traveler dengan berbuget rendah harus puas merasakan perjalanan di kelas ekonomi dan menginap di penginapan ala kadarnya yang terkaang berteman kecoa dan nyamuk.

Dengan teknologi yang mudah sekarang kita dapat mencari tahu bagaimana kita bisa mendapatkan segala kemudahan-kemudahan perjalanan. Menikmati perjalanan indah, hotel mewah, dan biaya murah. Caranya adalah dengan mencari sutus travel online yang memberikan banyak penawaran diskon dan promo. Masih gengsi dengan promo, kayaknya nggak ada deh manusia di dunia ini yang tertarik dengan diskon dan promo.

Kita bisa traveling dengan menggunakan pesawat karena promo dan diskon maskapai. Begitu pun dengan pilihan tempat menginap, kita bisa menginap di hotel mewah dengan fasilitas wah tapi dengan harga yang murah. Banyak situs online travel yang menawarkan itu dan satu-satunya yang membuat saya tertarik adalah www.misteraladin.com karena akan mengajak kita bertraveling dengan menggunakan karpet terbang ala Aladin dari negeri 1001 malam.

Eitsssss salah bukan, bukan jalan-jalan menggunakan karpet terbang, tapi akan membuat impian traveling semua orang menjadi nyata,yaitu pemandangan indah, hotel mewah, tapi dengan biaya murah.

Nggak percaya, coba deh buka situsnya. Misteraladin menawarkan beragam travel deals dan promo hotel dengan sampai 90%. No tipu-tipu ya, bukan harganya dinaikkan lalu diberikan diskon, tapi ini diskon nyata. Caranya kita bisa buka sendiri situs hotel nya dan voila akan kita temukan selisih harga yang berbeda. Misteraladin dengan deals-nya memberikan penawaran dengan harga yang murah.

 Contoh yang saya lihat adalah deals honeymoon di Tanadewa Luxury Vilas & Spa, Bali. Paket yang diberikan Misteraladin ini lebih murah lho dan bisa jadi paling murah diantara penawaran di situs travel online lainnya bahkan di situs hotelnya sendiri. Bayangkan bisa menginap dua malam di vila dengan kolam renang pribadi dan gazebo, dapat pijat gratis di Tanaspa, dapat diskon beli cinderamata, dan lainnya coba cek sendiri aja deh ke websitenya langsung www.misteraladin.com

Yang lebih gila nih diskon kamar di Hotel Bali & Spa, kamar seharga 1,7 juta, bisa didapatkan seharga 399.000. Gila kan. Itung-itungan deh bandingin dengan harga homestay di Poppys, Bali.  Di hotel ini kita bisa share kamar berdua dan harga hotel mewah dengan harga yang super murih (saking murahnya) bisa kita bayar seharga kurang lebih 200.000 an per orang.

Selain penawaran hotel, Misteraladin juga memberikan deals yang menarik untuk paket perjalanan, dalam negeri maupun dalam negeri plus dengan penawaran diskonnya dong. Kita bisa menikmati pulau Pahawang nan eksotis dengan harga deal 559.000 saja, atau mau merasakan sensasi body rafting di Green Canyon Pangandaran 3 hari 2 malam seharga 499.000. Saya tertarik, saya tertarik !

Nggak cuma itu, Misteraladin akan menjadi pemandu perjalanan kita dengan review berbagai tempat di blognya. Jadi kita nggak buta info nih sebelum melakukan perjalanan ke suatu tempat.

Bedanya dengan situs online travel lainnya, Misteraladin memberikan 5 kelebihan
1. Hotel dan deals murah. Udah di cek kan!
2. Transaksi online aman. Nah ini penting kan!
3. Bebas biaya transaksi. Catet!
4. Pembayaran mudah dan cepat. Karena bisa pakai ATM
5.Pelayanan terbaik. Buktikan saja

Dan rasanya dengan Misteraladin, impian traveling semua orang akan menjadi nyata deh.
THINK Hotel Think Misteraadin
THINK Travel Deals Think Misteraladin

Jadi kita mau kemana, menikmati indahnya Indonesia atau bersiap untuk menjelajah dunia, Misteraladin bisa dijadikan teman terbaik kita.

Pokoknya Misteraladin adalah "TEMAN TRAVEL TERBAIKMU"
Mister Aladin, teman travel terbaikmu

 

<a href="http://misteraladin.com">Mister Aladin, teman travel terbaikmu</a>

Mister Aladin, teman travel terbaikmu

Rumah Makan Sang Kolektor

Selasa, 22 April 2014 | 4 komentar

Ketika datang ke rumah makan ini, kita tidak hanya dimanjakan dengan makanannya tapi juga dimanjakan dengan dinding-dinding yang penuh dengan berbagai macam koleksi. Ada koleksi miniatur sepeda, rokok klobot dari jaman baheula, batik, patung dari berbagai negara, sabun-sabun dan kartu masuk hotel, sampai mug starbuck dari berbagai negara.












Abu Nawas: Masakan Timur Tengah Cita Rasa Indonesia

Minggu, 20 April 2014 | 0 komentar

Rasa yang penuh rempah-rempah dan berminyak, begitulah tentang makanan Timur Tengah. Dan saya tidak begitu suka dengan makanan ala Timur Tengah yang mayoritas berbahan dasar kambing. Beberapa kali diundang oleh orang yang keturunan arab, saya hanya bisa menikmati orang-orang yang makan, karena mencium baunya saja saya sudah agak mual apalagi memakannya, dan saya bukan orang yang menyukai daging kambing. Makannya ketika diundang makan di restoran Abu Nawas, saya hanya bersemangat untuk berfoto-foto saja.

Tempatnya lumayan unik, nuansa Timur Tengah sangat terasa disini. Saat akan masuk ke dalam restoran, pintu akan dibukakan dengan pelayan yang memakai baju merah ala negeri seribu satu malam. Entah karena sudah dibooking atau memang tempatnya seperti itu, jadi saya diarahkan masuk lagi ke dalam ruangan yang didalamnya tergelar karpet dan bantal-bantal kecil. Saya tidak tahu semua tempat seperti ini atau adakah yang tidak ekslusif hanya dengan meja-meja layaknya restauran di Indonesia.

Dan inilah makanannya
senampan nasi biryani, seperempat porsi lamb



Lamb itu maksudnya daging kambing ya. Saat makanan sudah terhidang sih saya tidak mencium bau-bau yang menyengat. Penasaran, saya ikut mengambil daging kambing yang potongan iganya dengan sedikit nasi biryani.

Saya pakai sendok dan garpu, padahal kalau makan ala timur tengah kan cukup pakai tangan saja. Saya robek iga kambing yang dipanggang itu dengan garpu. Lumayan empuk dan saya tidak kesulitan mencungkil bagian dagingnya untuk dimasukkan ke dalam mulut saya. Saya bersiap-siap untuk sensasi selanjutnya (muntah) karena saya selalu mengalami ini saat saya memakan makanan Timur Tengah Asli apalagi kambing.

Namun ternyata tidak, kambing panggang itu mulus mendarat masuk ke dalam kerogkongan saya dan diolah di lambung, pankreas, usus. Horeeee ini pertama kalinya saya berhasil makan-makanan timur tengah. Daging kambingnya empuk dan rasanya enak.

Dari ngobrol-ngobrol bersama teman, semuanya memang sepakat. Rasa dari makanan di Restauran ini tidak begitu pekat, mungkin sudah disesuaikan dengan lidah Indonesia dan teknik memasak daging kambingnya bagus, sehingga menghasilkan daging kambing yang empuk. Seperempat porsi nasi biryani dan kambing dihargai dengan Rp 500 ribu rupiah, sedangkan untuk setengah porsi dan seporsi kambing nasi biryani dihargai dengan Rp 950 ribu dan Rp 1, 8 juta. Dalam paket itu terdapat juga acar dan sambosa.

Sambosa


 Sambosa, makanan khas Timur Tengah seperti lumpia yang didalamnya adalah gilingan daging.


berasa di Arab :)

bagian belakang topi pelayannya nggak kelihatan, padahal itu yang lucu



Alamat Restaurant Abu Nawas:
Jl. Matraman Raya, Jakarta Timur
Telp. 021 - 858 3914



Audisi Backpacker Wannabe

Rabu, 04 Desember 2013 | 0 komentar

Audisi BACKPACKER WANNABE


Backpacker, sebutan yang belakangan ini begitu populer, seksi dan menjual semenjak bermunculannya buku-buku bertema travelling hingga disusul kemudian selebriti di dunia travelling seperti Trinity, Agustinus Wibowo, Takdis dan masih banyak lagi lainnya.

Yaa, saat ini dunia travelling memang tengah menjadi sorotan sehingga banyak orang yang kemudian latah melakukan perjalanan dan kemudian dengan bangga menyebut dirinya backpacker.

Saya sendiri memendam impian untuk menjadi seorang backpacker namun karena satu dua kendala sehingga belum bisa mewujudkan impian tersebut. Saya pernah melakukan beberapa travelling baik sendiri maupun rombongan namun saya merasa belum pantas menyebut diri ini sebagai backpacker. Namun keinginan untuk berbagi pengalaman dalam perjalanan saya itu terus-menerus mendorong saya untuk suatu saat menerbitkan buku bertema travelling.

Nah, saya merasa sekarang ini saatnya yang tepat bagi saya untuk mewujudkan impian tersebut. Karena saya merasa belum pantas disebut backpacker namun buku ini nanti bertema travelling maka saya memberi proyek antologi saya kali ini:

AUDISI BACKPACKER WANNABE


Bagi kamu yang merasa sebagai Backpacker Wannabe saya mengajakmu untuk ikut berpartisipasi dalam proyek antologi ini. Beberapa sub tema yang bisa kamu tulis dalam antologi ini antara lain:
Backpacker pertama kali. Ceritain perjalanan pertamamu, mulai dari persiapannya yang heboh hingga hal-hal tak terduga yang terjadi dikarenakan persiapan dan pengetahuanmu yang masih minim.
Backpacker Terkonyol/Terseru. Ceritain perjalananmu yang konyol atau seru banget sehingga masih kamu ingat sampai sekarang. Karena ini pengalaman yang konyol dan seru maka tulis pengalamanmu itu dengan selucu mungkin.
Backpacker Ternekat. Ceritain perjalananmu yang terasa begitu nekat, entah karena lokasinya yang sangat jauh, persiapan atau budget yang sangat minim. Jangan lupa ceritain juga cara kamu mengatasi semua masalah yang terjadi karena kenekatanmu itu.

Untuk mengikuti audisi menulis BACKPACKER WANNABE syaratnya mudah sekali.

Syarat Peserta:
Pria atau Wanita berumur minimal 13 tahun.
Berteman dengan Mozaik Indie Publisher dan Ihwan Hariyanto di FB.
Like Fanpage Mozaik Indie Publisher atau follow twitter kami: @mozaikindie.
Sebarluaskan info event ini melalui dua cara yang bisa kamu pilih:

Jika lewat note FB, maka kamu harus mentag minimal 20 teman dan akun FB Mozaik Indie Publisher dan Ihwan Hariyanto.

Jika lewat blog, maka kamu harus publish blogmu di twitter dengan format: Lomba #BackpackerWannabe [link blogmu] mention: @mozaikindie dan minim 5 orang temanmu.


Lalu untuk ketentuan naskahnya sebagai berikut:
Naskah harus pengalamanmu sendiri, jadi ini audisi menulis NON FIKSI.
Naskah ditulis dengan gaya yang popular dan menarik.
Belum pernah dipublikasikan di media apapun, baik online maupun offline.
Panjang naskah antara 4-6 halaman. Diketik di kertas A4, huruf TNR 12, spasi 1,5 dan margin 3 cm tiap sisinya. Kirim naskah ke: audisibackpackerwannabe@yahoo.com dengan judul email: BW-Judul Naskah
Kamu boleh menambahkan foto bacpackermu yang narsis, lucu dan unyu. Maksimal 2 saja ya he3

Jangan lupa sertakan juga biodata naratif Anda maksimal 100 kata di akhir naskah. Semua berkas tersebut dilampirkan di attachment, jangan di badan email.



Naskah diterima paling lambat 04 Desember 2013. (deadline bisa diperpanjang jika naskah yang masuk belum memenuhi kuota)



Meskipun ini hanya audisi namun kami menyediakan gift bagi 3 naskah terbaik:
Naskah Terbaik 1: IC Safety Belt dan Multifunction Pocket
Naskah Terbaik 2: Multifunction Pocket dan Tissue Pocket
Naskah Terbaik 3: Multifunction Pocket


Lalu untuk 25 naskah terbaik akan dibukukan dengan naskah Ihwan Hariyanto. Karena ini diterbitkan secara indie, maka kontributor tidak akan diberikan royalti namun akan mendapatkan diskon 20 persen jika membeli bukunya sendiri.


Jika naskah-naskah yang terpilih mempunyai nilai jual yang tinggi maka akan kami coba ajukan ke investor untuk diterbitkan secara major dan tentunya semua kontributor akan mendapatkan royalti. Oleh karena itu keluarkan kemampuan terbaikmu yaa!!



Please, feel free to copy paste and share to everyone!



Salam Travelling





Ihwan Hariyanto

(Owner of Mozaik Indie Publisher)

Bus langsung Jakarta-Wonosari (Gunung Kidul)

Minggu, 17 November 2013 | 0 komentar

Bus maju lancar
Berangkat dari pulogadung, bekasi, lebak bulus

Harga tiket
Ekonomi :Rp 110 rb
Ac: Rp 145 rb
VIP: Rp 155 rb

Fasilitas vip: toilet dalam, bantal, selimut, dan snack
 
Copyright © -2012 Alamat Senja All Rights Reserved | Template Design by Favorite Blogger Templates | Blogger Tips and Tricks